Google Search Marketing: dasar-dasar Adwords
Google Adwords membantu brand menampilkan iklan yang relevan kepada pengguna yang memang sedang mencari produk/jasa terkait, sehingga lebih efisien untuk menghasilkan lead dibanding banyak media tradisional.
Posting ini ditulis pada tahun 2007. Beberapa detail mungkin sudah berubah sejak saat itu.
Tulisan ini untuk pembaca yang benar-benar baru mengenal Search Engine Marketing atau iklan berbasis keyword.
Search Engine Marketing punya dua komponen utama: Pay per click (PPC) dan Search Engine Optimization (SEO). Namun di Singapura, banyak orang saat menyebut SEM hanya merujuk ke PPC. Salah satu alasannya, SEO saat itu masih dianggap konsep baru dan banyak agensi lokal masih berfokus pada layanan PPC.
Agar sederhana, di post ini saya fokus pada PPC secara umum dan Google Adwords secara khusus. Banyak materi yang saya bahas juga tersedia di Google Adwords Learning Center. Saya pribadi juga belajar banyak dari Perry Marshall: search engine marketing.
Post ini terbagi dalam 3 bagian: 1. Apa itu Google Adwords? 2. Manfaat utama 3. Konteks Adwords di Singapura / Asia Tenggara
1. Apa itu Google Adwords
Google Adwords pada dasarnya adalah program iklan yang membantu pengiklan menjangkau audiens target dengan menampilkan iklan di hadapan mereka. Saat pengguna mengetik query di Google.com, Google menampilkan hasil pencarian organik sekaligus iklan yang dinilai relevan dengan topik yang dicari pengguna.
Seperti terlihat, iklan muncul di kotak kuning bagian atas dan sisi kanan halaman, dengan label Sponsored Links. Kadang Sponsored Links hanya muncul di sisi kanan.
Untuk format iklan, di Google.com dominan text ads. Namun di Google Network dan layanan Google lain, Anda bisa memakai static banner, animasi, video ads, mobile phone ads, dan lainnya.
2. Manfaat utama
Semua manfaat utama juga tersedia di situs Google. Singkatnya, Google Adwords dapat menghasilkan leads atau sales dengan cara yang lebih cost-effective. Jika tujuan Anda lebih ke branding atau awareness, Adwords tetap berguna, tetapi biasanya perlu dikombinasikan dengan format media lain agar dampaknya lebih besar.
Gambar berikut dari Google merangkum perbandingan berbagai media:
Gambar ini memperlihatkan perbedaan antara outdoor, TV, radio, print, dan search marketing ads. Search ads sangat kuat untuk direct response dan edukasi karena ketika orang melakukan pencarian, mereka biasanya punya intent untuk membeli atau mencari tahu lebih lanjut.
3. Google Adwords di Singapura / Asia Tenggara
Agak ironis: Singapura punya internet penetration rate yang tinggi (sekitar 65% menurut data pemerintah pada periode itu), rata-rata waktu online tinggi, tetapi Search Engine Marketing saat itu masih tahap awal.
Dari pengalaman saya, ekosistem Search Marketing Singapura berada sekitar 3-5 tahun di belakang AS (estimasi ini bisa saja meleset, tetapi gap-nya terasa). Perbedaannya terlihat dari pola pencarian pengguna, alokasi budget marketing, level transaksi online, kualitas antarmuka situs, volume pencarian, sampai cara agensi bekerja.
Kabar baiknya, lanskap berubah cepat seperti internet itu sendiri. Semakin banyak pihak melihat nilai kampanye online yang terukur, bukan sekadar berjalan tanpa tracking. Semakin banyak agensi juga mulai menawarkan pendekatan yang lebih baik dan etis, termasuk pendekatan holistik lintas kanal.
Di sisi lain, ada juga pengiklan yang merasa online advertising tidak bekerja atau terlalu mahal. Ya, pengalaman buruk bisa terjadi karena berbagai faktor, objektif maupun subjektif. Namun secara umum, persentasenya relatif kecil, dan banyak pengiklan tetap puas atau setidaknya netral terhadap online advertising / SEM.
Isu penting lain adalah talenta. Jumlah profesional yang benar-benar memahami SEM, SEO, affiliate, dan sejenisnya di Singapura saat itu masih terbatas. Populasinya kecil, industrinya baru, dan cenderung niche. Untuk masuk industri ini sebenarnya tidak terlalu sulit, tetapi dibutuhkan kombinasi skill yang unik serta kemampuan belajar cepat dan terus-menerus.
Oke, sekian untuk hari ini. Besok saya akan menulis tentang Yahoo Search Marketing di Singapura dan mengapa modelnya unik untuk kawasan Asia Tenggara.


