Skip to content
··3 menit baca

Web Analytics di Singapura: ringkasan

Meski penetrasi internet Singapura tinggi, banyak bisnis saat itu masih "mengemudi tanpa dashboard" karena belum menggunakan web analytics untuk memahami perilaku pengunjung dan ROI.

Posting ini ditulis pada tahun 2007. Beberapa detail mungkin sudah berubah sejak saat itu.

Selamat pagi! Topik hari ini adalah Web Analytics.

"Tunggu, Chandler... apa itu Web Analytics, dan apa hubungannya dengan Search Engine Marketing?" Pertanyaan ini saya dengar bertahun-tahun dari UKM sampai klien MNC. Karena itu, di post ini saya ingin menjelaskan pentingnya web analytics (tracking) dalam Search Engine Marketing.

Perlu diingat juga bahwa konteks Asia Tenggara, khususnya Singapura, berbeda dari AS, Eropa, atau Australia. Jadi saya tidak akan masuk terlalu teknis, melainkan memberi gambaran, urgensi, dan langkah praktis berikutnya untuk pengiklan.

Bahasan utama:

1. Apa itu web analytics? 2. Manfaat utama web analytics. 3. Langkah berikutnya untuk pengiklan / komentar saya.

Sebelum mulai, saya ingin menyinggung percakapan saya dengan Mr. Mortensen, COO Indextools, awal tahun itu. Beliau menyebut dirinya cukup terkejut saat berbicara dengan perusahaan-perusahaan di Singapura. Meski penetrasi internet termasuk tertinggi di kawasan dan waktu online juga tinggi, tingkat adopsi Web Analytics masih sangat awal. Banyak pihak bahkan belum familiar dengan konsep dasarnya.

1. Apa itu web analytics

Saya suka pakai analogi. Bayangkan Anda sedang mengemudi di pagi Sabtu yang cerah, menikmati musik, menuju East Coast. Tiba-tiba Anda sadar: mobil Anda tidak punya meter sama sekali.

Anda tidak tahu sedang melaju berapa km/jam, bensin tersisa berapa, dan apakah bisa sampai tujuan tanpa berhenti. Singkatnya, Anda tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Web analytics bekerja dengan logika serupa, hanya objeknya website Anda. Web Analytics adalah studi perilaku pengunjung website (mengacu pada definisi umum), dilakukan melalui tracking tag di situs sehingga perjalanan user bisa dipantau dari saat landing hingga keluar.

Web analytics punya dua komponen besar:

  • Data collection: banyak software bisa melakukan ini.
  • Data interpretation: dari ratusan/ribuan/jutaan laporan yang tersedia, kemampuan menafsirkan data adalah hal yang jauh lebih penting.

2. Manfaat utama web analytics

Tanpa analytics, Anda tidak tahu:

  • Berapa pengunjung harian website Anda?
  • Berapa halaman yang dibaca?
  • Dari mana pengunjung datang?
  • Channel marketing mana yang paling efektif mendorong sales/sign-up?
  • Kenapa traffic tinggi tapi penjualan tidak terjadi?
  • Kenapa user keluar saat proses checkout?
  • Jika budget iklan Anda $10.000/bulan dan revenue online $15.000, bagaimana menaikkan ROI lebih jauh?

Itu baru contoh dasar. Secara umum, manfaat web analytics bisa dilihat dalam tiga kategori:

a) Pemilik situs independen (blog/personal site)

  • Jumlah pengunjung harian
  • Page views
  • Time on site
  • Sumber traffic

Informasi ini bisa didapat dari tools gratis seperti Google Analytics atau StatCounter.

b) UKM / publisher yang ingin memonetisasi situs

Selain metrik dasar, butuh juga:

  • Berapa kali katalog online dilihat
  • Jam berapa traffic puncak
  • Rasio traffic versus sales

c) UKM yang beriklan + MNC

  • Berapa marketing ROI
  • Channel online mana bekerja lebih baik
  • Efektivitas kampanye offline (ATL) yang terhubung ke website
  • Conversion rate
  • Rasio user yang mulai checkout versus menyelesaikan pembayaran

Manfaat di atas sangat bergantung pada kualitas interpretasi data. Daftar ini tidak lengkap; Anda bisa lihat juga benefits of Google Analytics.

3. Langkah berikutnya untuk pengiklan

  • Jika belum memakai web analytics, mulai sekarang juga. Mulai kumpulkan data dari website Anda secepat mungkin, meski Anda belum sepenuhnya paham cara menafsirkannya.

  • Jika website Anda dipromosikan lewat SEM, tanyakan layanan web analytics ke agensi Anda. Meski Google Analytics gratis, biasanya tetap ada biaya setup, pembuatan report, dan interpretasi data.

  • Jika Anda membelanjakan budget besar untuk iklan offline dan online, web analytics adalah keharusan. Minta agensi menjelaskan bagaimana solusi analytics mereka bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

  • Jika Anda sudah memakai analytics, pastikan datanya mencakup semua channel, termasuk SEM dan EDM. Lalu mulai eksplorasi analisis untuk SEO maupun affiliate marketing.

  • Terus lakukan testing dan improvement. Potensi optimisasi website praktis tidak terbatas.

Sekian bagian Web Analytics. Masih banyak aspek yang lebih canggih tentang optimasi data collection dan interpretasi, tetapi kalau dibahas semua di sini akan terlalu panjang untuk post pengantar.

Semoga bermanfaat. Jika ada komentar atau masukan, silakan tinggalkan pesan.

Salam, Chandler

Lanjutkan Membaca

Perjalanan Saya
Terhubung
Bahasa
Preferensi