Skip to content
··2 menit baca

Google menggunakan iklan offline di Singapura

Bahkan Google yang tumbuh dari word of mouth mulai aktif memakai iklan offline. Langkah ini memberi sinyal penting tentang penetrasi AdWords di Singapura dan Asia.

Posting ini ditulis pada tahun 2007. Beberapa detail mungkin sudah berubah sejak saat itu.

Ya, Anda tidak salah baca.

Google menggunakan iklan offline (termasuk BTL) di Singapura.

Sampai sekitar sebulan sebelum post ini, saya belum pernah melihat iklan offline Google.

Meskipun Google sudah menjadi salah satu perusahaan paling sukses di dunia, pengeluaran mereka di media tradisional saat itu relatif kecil.

Lalu para marketer mulai membahas kampanye Google 411 yang muncul di highway, dan saya pun mulai lebih memperhatikan jejak offline Google.

Google 411 billboard advertisement

Google 411 taxi advertisement

(Creative Commons, foto oleh Steve Rhodes)

Yang menarik bagi saya: ini bertemu langsung dengan filosofi inti Google, yaitu "Focus on the user and all else will follow."

Popularitas Google Search lahir bukan dari promosi besar-besaran, melainkan terutama dari word of mouth.

Pengguna merasa hasilnya relevan, cepat, dan tidak harus melewati banyak iklan sebelum menemukan jawaban.

Setelah melihat iklan offline Google 411 (layanan local search berbasis suara), saya melihat iklan offline Google lain dalam konteks Singapura, kali ini khusus AdWords.

Iklannya muncul di majalah Digital Media (yang banyak beredar di Singapura dan Hong Kong).

Google AdWords offline print advertisement in Digital Media magazine

Dari iklan tersebut, ada beberapa hal menarik yang bisa disimpulkan:

  • Bagi agensi/praktisi SEM, ini memberi petunjuk tentang tingkat penetrasi Google Ads di Singapura dan Asia Tenggara saat itu.
  • Terlihat juga siapa kontak sales regional Google (SG dan HK).
  • Dari alamat email khusus kampanye, terlihat Google menyiapkan tracking untuk mengukur efektivitas iklan offline ini (ROI mindset tetap dijaga).

Mungkin Google sudah pernah menjalankan iklan offline untuk AdWords sebelumnya, hanya saya yang baru melihatnya kali ini.

Saat saya cek lebih jauh, sebagian besar iklan offline Google di masa lalu lebih sering dipakai untuk rekrutmen, bukan promosi platform iklan.

Contohnya billboard teka-teki matematika berikut:

Google recruitment billboard with math puzzle

Billboard ini mengajak orang menyelesaikan soal matematika untuk lanjut ke proses rekrutmen Google (sumber: Google Operating System).

Poin penting lain: Google saat itu baru melaporkan pendapatan Q3 naik 57% dibanding Q3 2006, dan naik 9% dari Q2 2007.

Sementara itu, tidak seperti Yahoo atau Microsoft, Google pada 2006 hanya mengalokasikan sekitar 8% pendapatannya untuk sales and marketing.

Untuk konteks tambahan, lihat artikel Associated Press: Google sells ads but won't spend much on them

Dan by the way, saham Google saat itu sudah di sekitar USD $643.00, bukan lagi USD $600.

Intinya, saya hanya ingin berbagi bahwa Google mulai terlihat lebih aktif memakai iklan offline di Singapura untuk mendorong AdWords.

Saya akan terus mengamati perkembangan ini dan berbagi insight ketika ada update berikutnya.

Cheerio,

Chandler

Lanjutkan Membaca

Perjalanan Saya
Terhubung
Bahasa
Preferensi