Skip to content
··2 menit baca

Opsi Keyword Matching dan Search Query Report

Saya hampir kena serangan jantung saat melihat Expanded Match Google memicu iklan untuk kata kunci yang tidak relevan. Inilah alasan Search Query Report wajib dicek setiap minggu.

Posting ini ditulis pada tahun 2008. Beberapa detail mungkin sudah berubah sejak saat itu.

Hari ini saya membaca forum bantuan Adwords dan melihat Sarah (karyawan Google dari San Francisco) menulis rangkaian tips untuk mengoptimasi akun Adwords di bagian Campaign Management.

Di salah satu tip, ia membahas "Match Type and Negative Keywords". Jujur saya baru tahu soal negative exact dan negative phrase match. Malu juga!

Saya sering menggunakan Negative Broad match sih... :(

Kalau Anda ingin memahami lebih lanjut tipe-tipe ini, saya sarankan baca post dari Sarah.

Namun, hal utama yang ingin saya bahas hari ini adalah fungsi Google Expanded Match di opsi Broad Matching, serta laporan yang sangat penting bagi advertiser: "Search Query Report".

Saya tahu sudah banyak blog post membahas ini, tetapi karena penting, saya ingin menekankannya lagi.

Secara definisi, broad match adalah:

sistem Google AdWords secara otomatis menayangkan iklan Anda pada variasi kata kunci yang relevan, meskipun istilah tersebut tidak ada di daftar keyword Anda. Variasinya bisa berupa sinonim, bentuk tunggal/jamak, variasi relevan, dan frasa yang mengandung keyword Anda.

Walau broad match punya banyak manfaat, saya sering menemukan dari Search Query Report bahwa iklan saya tayang untuk istilah yang sama sekali tidak terkait produk/layanan, bahkan baru-baru ini untuk istilah dalam bahasa lain (bukan bahasa target yang saya pilih). Ini terjadi karena fungsi Expanded Match yang memicu iklan untuk sinonim, dst. Namun dalam praktiknya, broad match sering melampaui itu. Sistem Google mencoba memahami keterkaitan kata yang "relevan" dan menayangkan iklan pada kata-kata yang dianggap terkait. Google sangat kuat untuk bahasa Inggris, itu tidak diragukan. Namun untuk bahasa lokal di Asia Tenggara, menurut saya Expanded Match belum bekerja sebaik itu. Saya hampir kena serangan jantung saat rekan saya menunjukkan laporannya.

(Bagi yang belum pernah menggunakan Search Query Report, lihat screenshot di bawah. Search Query Report pada dasarnya menampilkan query aktual yang diketik pengguna di Google dan memicu tayangan iklan Adwords. Biasanya dipakai untuk memperluas daftar keyword (menambah istilah yang diketik user tapi belum ada di akun) atau menemukan negative keywords.)

Google search query performance report interface

Kesimpulannya, "Search Query Report" menurut saya wajib dipakai setiap minggu (dulu saya cek dua minggu sekali, tetapi belakangan saya kecewa melihat cara expanded match bekerja untuk bahasa lokal Asia Tenggara). Untuk negative phrase dan negative exact, saya membayangkan ini akan sangat berguna bagi banyak klien saya karena kami sering menjalankan kampanye multi-produk di bawah satu brand. Tetapi memang perlu investasi waktu yang cukup besar.

P.S: Kapan ya Yahoo bisa memberi level informasi seperti ini???

Lanjutkan Membaca

Perjalanan Saya
Terhubung
Bahasa
Preferensi