Fakta kunci tentang lanskap digital Indonesia
Indonesia menempati peringkat ke-6 dunia dari sisi jumlah pengguna internet, namun penetrasi internet dan 4G saat itu masih rendah. Kombinasi ini membuat pasar digital Indonesia sangat unik.
Posting ini ditulis pada tahun 2016. Beberapa detail mungkin sudah berubah sejak saat itu.
Halo,
Jika Anda relatif baru di pasar digital Indonesia seperti saya saat itu, beberapa fakta berikut mungkin terasa menarik atau bahkan mengejutkan. Datanya berasal dari eMarketer.
Ringkasan cepatnya di bawah, dan Anda bisa unduh deck lengkap di Google Drive di sini atau di Slideshare:
- Indonesia menempati peringkat ke-6 dunia untuk jumlah pengguna internet pada 2016.
- Walaupun TV menjangkau hampir seluruh populasi (99,8%), internet masih punya ruang pertumbuhan besar dengan penetrasi 42,5%.
- TV dan internet adalah dua media yang paling banyak menyita waktu masyarakat, dengan TV sekitar 3x lebih tinggi dari internet.
- Mirip India, profil pengguna internet Indonesia sangat muda dan didominasi laki-laki.
- Indonesia mengarah ke mobile-first, bahkan berpotensi mobile-only, dengan 40% pengguna mengakses internet via ponsel vs 20% via komputer.
- Dengan penetrasi 4G yang sangat rendah (3%) dan penetrasi smartphone relatif rendah (37%), pengalaman mobile internet di Indonesia sangat berbeda dibanding negara maju.
- Karena social network menjadi aktivitas digital paling populer, tidak mengherankan Indonesia menempati peringkat ke-5 dunia dalam jumlah pengguna mobile social network.
- Kurang dari 1% total belanja iklan Indonesia saat itu masuk ke digital, dengan mobile internet ad spend sebesar 27% dari digital ad spend di 2016 dan diproyeksikan 61% pada 2020.
[slideshare id=69306220&doc=keyfactsaboutindonesiadigitallandscape-161120002436]


