Skip to content
··1 menit baca

"Cobalah memahami dulu, baru ingin dipahami" - Stephen Covey

Saya masih berjuang setiap hari untuk benar-benar mendengarkan, bukan hanya menunggu giliran bicara. Ini bagaimana jeda kecil sebelum bereaksi pelan-pelan mengubah hubungan saya di kantor dan di rumah.

Halo, posting ini lebih seperti pengingat untuk diri saya sendiri daripada apa pun. Habit ke-5 dari 7 habits karya Stephen Covey, "Seek first to understand, then to be understood", adalah kebiasaan yang sedang saya coba jalani setiap hari, dan jujur saya masih banyak gagal. Misalnya saat ada ide muncul di kepala ketika meeting, lalu saya otomatis berhenti mendengar dan hanya menunggu giliran bicara. Atau saat sedang diskusi/debat dengan seseorang, alih-alih mendengarkan untuk memahami, saya cuma berusaha terlihat sopan sambil tetap memaksakan cara pikir saya, dan orang lain bisa merasakannya. Sama juga ketika anak perempuan saya melakukan sesuatu yang tidak saya pahami, saya langsung lompat ke kesimpulan bahwa itu salah.

Padahal ini adalah komponen penting kalau kita ingin berprasangka baik dulu. Seiring waktu, pekerjaan saya makin banyak soal bekerja dengan orang lain, memengaruhi stakeholder internal dan eksternal, jadi kebiasaan ini makin penting buat saya.

Saya berharap saya bisa terus mengembangkannya, lebih sabar, dan tidak terlalu cepat menyimpulkan. Saya berharap mata dan telinga saya tetap terbuka 5-10 menit pertama sebuah presentasi, bahkan ketika pembukaannya terasa tidak berguna buat saya (to say the least). Saya berharap bisa jeda 1-2 detik sebelum mengungkapkan pendapat, supaya saya bisa lebih banyak mendengar.

Jelas ini tidak mudah, tapi saya melihat progres yang baik. Sangat membantu saat saya memaksa diri untuk berhenti sejenak, mencoba memahami sudut pandang orang lain, seberapa pun saya tidak menyukainya. Ini juga membantu saya berhenti menghakimi orang dalam pikiran saya :) Kita semua setara, dan kita semua punya alasan kenapa bertindak dengan cara tertentu, jadi mari berusaha memahami dulu, baru ingin dipahami.

Salam, Chandler

P.S.: untuk rekan kerja, teman, keluarga, dan siapa pun yang bekerja dengan saya, tolong ingatkan saya kalau saya terlihat melanggar kebiasaan ini :)

Lanjutkan Membaca

Perjalanan Saya
Terhubung
Bahasa
Preferensi