Misteri Camilan Amerika: Ulasan Kocak Seorang Ekspat tentang Jajanan dan Rasa Paling Aneh di Supermarket AS
Saya menantang keripik cappuccino, soda bacon, dan jerky kanguru supaya kamu tidak perlu—inilah perjalanan kocak saya menyusuri eksperimen lorong camilan Amerika yang paling membingungkan.
Pertama kali saya masuk ke Safeway di Bay Area, saya menghabiskan waktu yang tidak wajar hanya berdiri di lorong camilan, menatap. Di Singapura, pilihan camilan cukup banyak — kerupuk udang, nastar, roti kaya, semua camilan Asia favorit. Di Vietnam, ada cumi kering, banh trang, air tebu. Tapi tidak ada yang mempersiapkan saya untuk kekacauan kreatif lorong camilan Amerika.
Satu dinding penuh keripik. Satu dinding penuh permen. Satu dinding penuh kue. Dan rasa-rasanya — saya harus mengakui, beberapa kombinasi rasa ini terasa seperti diciptakan karena tantangan. :P
Situasi Keripik
Dalam karir periklanan saya, saya pernah mengerjakan merek makanan. Saya paham konsep rasa edisi terbatas untuk menciptakan buzz. Tapi Amerika membawa ini ke level lain. Keripik kentang rasa cappuccino itu ada. Keripik chicken and waffle. Keripik lobster roll. Seolah-olah departemen R&D Lay's bermain game "apakah ini bisa jadi keripik?" dan jawabannya selalu "mari kita cari tahu."
Saya mencoba keripik cappuccino sekali, murni karena penasaran. Bagaimana mendeskripsikan pengalamannya? Bayangkan kamu mengharapkan keripik, dan kemudian otakmu bingung karena lidahmu bilang "kopi" tapi tanganmu memegang produk kentang. Disonansinya nyata. Beberapa rasa memang seharusnya tetap dalam bentuk aslinya, tanpa dijadikan keripik. Ini prinsip yang saya pegang teguh.
Kekacauan Permen
Pop Rocks adalah pertemuan pertama saya dengan budaya permen Amerika dan mereka benar-benar mengejutkan saya. Kamu memasukkan yang terlihat seperti permen biasa ke mulut dan mulai berderak dan meletus seperti petasan kecil. Sophie pikir ini adalah penemuan terhebat sepanjang masa. Saya pikir saya mengalami kejadian medis.
Lalu ada candy corn — permen berbentuk biji jagung yang rasanya seperti gula murni dengan tekstur sedikit berlilin. Orang Amerika tampaknya sangat terpecah tentang candy corn. Saya pikir ini salah satu hal yang kurang soal rasa dan lebih soal nostalgia. Datang dari budaya di mana permen berarti hal-hal seperti kue kacang hijau dan permen kelapa, candy corn adalah... sebuah pengalaman.
Dan cokelat berlapis bacon. Ya. Cokelat. Dan bacon. Bersama. Saya mencobanya karena kolega memaksa. Rasanya... tidak buruk? Tapi juga bukan sesuatu yang akan saya cari lagi. Dari pengalaman saya, beberapa kombinasi makanan ada hanya karena seseorang bertanya "kenapa tidak?" dan tidak ada seorang pun di ruangan yang punya jawaban bagus. :D
Eksperimen Soda
Saya pikir saya sudah melihat segalanya sampai saya menemukan dunia soda baru Amerika. Soda saus ranch. Soda bacon. Soda buffalo wing. Saya punya begitu banyak pertanyaan tentang siapa yang membeli ini dan dalam keadaan apa.
Saya menyeruput sedikit soda bacon di toko pernak-pernik di San Francisco. Pengalamannya seperti meminum kebohongan — otakmu mengharapkan cairan manis berkarbonasi, dan yang didapat adalah asap dan kebingungan. Beberapa hal memang seharusnya tetap tidak dikarbonasi. Saya cukup yakin tentang ini.
Lubang Kelinci Jerky
Jerky sebenarnya adalah salah satu camilan Amerika yang benar-benar saya nikmati. Beef jerky adalah camilan road trip yang bagus, dan ada beberapa merek yang sangat baik di luar sana. Tapi kemudian kamu masuk ke bagian eksotis dan menemukan jerky kanguru. Jerky buaya. Jerky root beer habanero. Jerky pumpkin spice. (Pumpkin spice masuk ke segala sesuatu di negara ini, tapi itu topik tersendiri.)
Saya mencoba jerky buaya. Rasanya seperti ayam yang keras. Saya mencoba jerky pumpkin spice. Rasanya seperti penyesalan. Tapi saya harus menghargai ambisinya.
Perbatasan Es Krim
Es krim di Amerika adalah semesta tersendiri. Apa yang dimulai sebagai makanan penutup sederhana telah menjadi taman bermain eksperimen rasa. Es krim lavender madu. Es krim cuka balsamic. Es krim minyak zaitun. Beberapa dari ini dari toko artisan mewah, dan jujur, beberapa di antaranya sangat menyenangkan. Yang minyak zaitun — saya mungkin salah, tapi saya pikir itu benar-benar enak.
Tapi lalu kamu menemukan es krim "Everything Bagel" (ya, dengan bawang, bawang putih, dan wijen) dan saya pikir kita secara kolektif sudah kehilangan arah. Sophie tidak setuju — dia mau mencoba apa saja, makin berani makin baik. Saya menyalahkan pengaruh Amerika.
Pendapat Saya
Lorong camilan Amerika adalah monumen kreativitas, kapitalisme, dan keyakinan bahwa makanan apa pun bisa dikombinasikan dengan makanan lain mana pun. Datang dari Asia Tenggara, di mana budaya camilan lebih tradisional dan rasa cenderung berakar pada kebijaksanaan kuliner berabad-abad, pendekatan Amerika terasa kacau dengan cara yang menyenangkan.
Saya belum menyukai semua yang sudah saya coba. Tapi saya tidak pernah bosan. Dan saya pikir itu intinya — orang Amerika memperlakukan camilan sebagai petualangan, bukan sekadar pengisi perut. Ada sesuatu yang patut dikagumi dari itu, bahkan ketika hasilnya adalah soda rasa bacon.
Apa camilan Amerika paling aneh yang pernah kamu coba? Dan yang lebih penting — apakah kamu benar-benar menyukainya?
Salam,
Chandler






