Skip to content
··3 menit baca

Menilai Peringatan Terbaru Ray Dalio tentang Ketegangan Geopolitik

Peringatan terbaru Ray Dalio menghubungkan polarisasi domestik dengan meningkatnya risiko perang antar kekuatan besar — tapi prediksinya yang tegas mungkin melebih-lebihkan seberapa dekat kita dengan keruntuhan sistemik.

Bagi yang sudah mengikuti blog saya, kalian tahu bahwa saya sudah lama mengikuti karya Ray Dalio. Beliau baru-baru ini mempublikasikan dua artikel lagi di LinkedIn yang memperkuat pandangannya yang hati-hati — bahkan khawatir — tentang meningkatnya konflik global. Dalio melihat peristiwa seperti perang Israel-Hamas dan invasi Rusia ke Ukraina sebagai langkah menuju perang kekuatan besar, yang paling mengkhawatirkan adalah antara AS dan China.

Seperti dalam karya-karya sebelumnya, Dalio menganalisis peristiwa terkini ini melalui lensa siklus sejarah dan kerangka analitisnya sendiri tentang lima kekuatan yang mendorong tren global. Dia sering merujuk konsep seperti "Big Cycle" tentang kekaisaran yang naik dan turun serta titik-titik kritis di mana konflik terkendali meningkat menjadi perang terbuka. Sebelum membahas artikel terbaru Dalio, kamu mungkin ingin melihat postingan saya sebelumnya tentang prediksi jangka panjangnya di 'The changing world order'.

Kegagalan Kevin McCarthy adalah Langkah Lain Menjauh dari Demokrasi dan Menuju Perang Saudara

Dalam artikel 5 Oktober-nya, Dalio berfokus pada konteks memburuknya polarisasi partisan domestik di AS, menggunakan pemecatan Kevin McCarthy sebagai Speaker of the House sebagai contoh terkini. Dia berargumen bahwa ini memicu ketidaktertiban internal dan meningkatkan risiko "suatu bentuk perang saudara".

Langkah Lain Menuju Perang Internasional

Artikel 12 Oktober-nya beralih ke penilaian perang Israel-Hamas dan Rusia-Ukraina. Dalio melihat ini kemungkinan akan meluas menjadi konflik regional yang lebih luas atau bahkan global kecuali kekuatan-kekuatan besar mundur dari ambang jurang. Dia menarik paralel eksplisit dengan periode pra-Perang Dunia I dan pra-Perang Dunia II dan khawatir ketegangan geopolitik saat ini bisa memicu Perang Dunia III.

Urgensi

Meskipun artikel-artikel baru ini dibangun di atas karya masa lalu Dalio dalam pesimisme mereka dan penggunaan siklus sejarah sebagai prisma analitis, nadanya terasa lebih mendesak. Dia berbicara tentang keputusan jangka pendek spesifik dan momen-momen kritis yang akan menentukan apakah perang tanpa kendali bisa dicegah. Ada juga diskusi yang lebih eksplisit tentang bagaimana polarisasi partisan internal mempengaruhi stabilitas global.

Dalio terus membuat klaim luas tentang kemungkinan perang saudara, perang kekuatan besar, dll. tanpa selalu menyediakan sumber data konkret atau bukti di luar anekdot sejarah. Namun, rekam jejaknya dalam analisis makroekonomi memberikan kredibilitas. Dan dia dengan tepat mengidentifikasi tren dunia nyata yang mengkhawatirkan seperti meningkatnya ancaman nuklir dari Rusia.

Reaksi di kalangan pakar kebijakan terhadap perspektif Dalio bervariasi. Beberapa melihat nilai dalam analisis geopolitik "di atas keributan" yang dia berikan dari sektor swasta. Tapi yang lain berargumen bahwa kesimpulannya melampaui apa yang didukung data saat ini, dan bahwa prediksi perang besar yang segera terjadi itu prematur atau berlebihan.

Perspektif saya

Saya harus mengakui, saya adalah seorang pelajar dalam subjek ini dan saya tidak berpura-pura punya semua jawaban. Tapi dari apa yang saya baca dan amati — setelah tinggal di Asia maupun AS — menurut saya Dalio memiliki kemampuan tajam untuk mengambil pandangan global yang bernuansa yang berakar pada pola-pola sejarah. Kerangkanya benar-benar berguna untuk memahami peristiwa kacau hari ini.

Namun, menurut saya peringatannya yang tegas tentang keruntuhan dunia menuju perang harus dilihat sebagian sebagai sengaja provokatif daripada ramalan. Pernyataan-pernyataan besarnya tentang perang saudara di AS atau konflagrasi global terkadang meminimalisir kekuatan institusional yang stabil yang masih ada. Reformasi mungkin sangat lambat, tapi saya percaya jalur kemungkinan ada yang tidak berujung pada kegagalan sistem total atau perang. Mungkin saya salah tentang ini, tapi begitulah pandangan saya saat ini.

Tetap saja, kita seharusnya lebih khawatir sekarang dibanding enam bulan lalu.

Kesimpulan

Artikel terbaru Dalio menawarkan bahan pikiran yang nyata tentang ke mana arah semua ini, meskipun urgensinya perlu dilihat dengan sedikit skeptisisme. Menurut saya pendekatan terbaik adalah menyerap analisis gambaran besar yang dia kuasai sambil tetap memberi ruang untuk skenario yang lebih optimis.

Bagaimana menurutmu — apakah Dalio terlalu alarmis, atau kita kurang khawatir? Saya ingin dengar perspektifmu tentang ini.

Salam,

Chandler

Lebih banyak dari seri ini

Lanjutkan Membaca

Perjalanan Saya
Terhubung
Bahasa
Preferensi