
CrewAI Bagus! - Kesan Pertama Saya
Setelah 10 hari membangun podcast yang dihasilkan AI dengan CrewAI, saya belajar bahwa meskipun framework-nya sangat mudah digunakan, konten berkualitas tetap membutuhkan usaha manusia yang nyata.
512 posts about AI, learning, and building products

Setelah 10 hari membangun podcast yang dihasilkan AI dengan CrewAI, saya belajar bahwa meskipun framework-nya sangat mudah digunakan, konten berkualitas tetap membutuhkan usaha manusia yang nyata.

Saya memperluas Sydney agar bisa membaca narasi 10-K selama 10 tahun untuk Magnificent 7, dengan kompromi terukur antara cakupan, kualitas retrieval, dan biaya vector store.

Saya menggabungkan dua agent AI menjadi satu assistant multi-talenta yang bisa membaca data finansial S&P 500 sekaligus konten blog 15 tahun saya, membuktikan bahwa less really is more.

Saya membangun agent AI yang menjawab pertanyaan keuangan menggunakan 10 tahun data SEC — dan akhirnya menyelesaikan tantangan streaming untuk membuatnya real-time dan bisa diverifikasi.

Indeks Great Powers 2024 dari Ray Dalio mengungkap AS tetap kokoh di #1, tapi konflik internal mencapai level tertinggi seabad sementara China memperkecil jarak — ini artinya untuk uang kamu.

Setelah 10 bulan coding dengan asisten AI, saya belajar bahwa mereka seperti intern — powerful tapi butuh instruksi spesifik, yang artinya saya harus benar-benar memahami framework untuk menyelesaikan masalah nyata seperti membuat chatbot lambat saya menjadi cepat.

Saya meng-upgrade chatbot Sydney untuk menguji hybrid search dan query structuring Weaviate — fitur-fitur yang saya butuhkan untuk men-scale chatbot keuangan saya ke 500+ perusahaan.

Saya membangun chatbot keuangan yang menjawab pertanyaan tentang S&P 500 menggunakan data SEC — dengan agent self-critique yang memperbaiki jawaban sebelum kamu melihatnya.

Saya membangun ulang frontend situs dengan AI, meningkatkan kecerdasan chatbot, dan menemukan continuous deployment — semua karena Docker menolak bekerja sama.

Saya membangun ulang chatbot saya dengan FastAPI dan pemrosesan async, memangkas waktu respons sambil menyederhanakan antarmuka — begini cara optimisasi yang terarah mengubah pengalaman pengguna.

Saya terjun ke dunia pembuatan chatbot dengan nol kemampuan coding dan penuh antusiasme — hanya untuk menemukan bahwa v0.1 saya adalah bencana database CSV dan chunking primitif, sampai AI agent menyelamatkan saya.

Ikuti perjalanan saya mengungkap keajaiban tersembunyi di Barat AS — dari penampakan rubah setelah seabad menghilang hingga danau vulkanik yang begitu jernih hingga mendefinisikan ulang arti kejernihan.